Tradisi Omed-Omedan



Bali memiliki banyak tradisi unik yang tidak dapat ditemukan di daerah lain di Indonesia. Salah satu yang unik adalah tradisi “Omed-omedan” yang kita hanya bisa menemukan di Banjar Kaja, Sesetan Denpasar.  Kata “Omed-omedan” dalam bahasa Indonesia artinya Tarik-Menarik. Tradisi unik telah diwariskan dari generasi ke generasi jauh sebelum jaman penjajahan Belanda.

 Sebagai salah satu warisan budaya Bali, yang kaya dengan nilai seni dan budaya serta sarat akan  nilai-nilai kebersamaan dan sakral maka Omed-omedan tetap dilestarikan oleh Krama  Sekaa Teruna Teruni (STT) atau komunitas remaja di Sesetan, Denpasar, Bali. Omed-omedan rutin diadakan setiap tahun yaitu tepatnya pada Hari Ngembak Geni atau sehari setelah Hari Raya Nyepi.

 Acara ini biasanya diadakan di sepanjang Jalan Raya Sesetan, sehingga banyak yang datang untuk menyaksikan tradisi unik ini. Selain untuk ajang sosialisasi diantara peserta Omed-omedan, tradisi ini juga bertujuan sebagai tolak bala.

(Beritadewata.com) - Tradisi Omed-omedan yang dilaksanakan Banjar Kaja Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan Usai pelaksanaan Hari Suci Nyepi kembali di gelar warga banjar setempat. Tradisi ini telah diwarisi warga banjar Kaja Sesetan sejak jaman dahulu dan hingga saat ini masih diwariskan warga setempat, dengan gelaran kegiatan Sesetan Heritage Omed-Omedan. Hal tersebut terungkap saat Panitia Sesetan Heritage Omed-omedan yang terdiri dari Kelihan Adat Banjar Kaja Sesetan Made Sukaja dan Ketua Sekaa Teruna Banjar Kaja Sesetan Putu Arya Wiranata melakukan tatap muka, Selasa (18/3/2014) dengan Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra, diruang kerjanya kantor setempat.

“kegiatan Sesetan Heritage Omed-omedan sudah diyakini warga masyarakat setempat memiliki nilai sakral, sehingga setiap tahunnya dikemas dengan acara dari Peken Paiketan Krama Sesetan, acara hiburan, lomba foto, dan kegiatan Omed-omedan dengan menggelar upacara di palinggih Banjar Kaja Sesetam,” ujar Ketua Sekaa Teruna Banjar kaja Sesetan Putu Arya Wiranata. Kegiatan Omed-omedan rutin dilaksankan usai merayakan hari suci nyepi yang tahun ini dilaksanakan pada tanggal 1 April mendatang. Disamping itu juga tahun ini akan dilaksanakan launching logo Sesetan Heritage Omed-omedan yang nantinya dapat sebagai identitas pelaksanaan heritage sesetan. Disamping menggelar tradisi Omed-omedan juga akan diramakan dengan Peken Paiketan Krama Sesetan yang pesertanya tiap tahun mengalami peningkatan, serta tahun ini diikuti oleh 80 pedagang, dari kuliner hingga produk produk kreatif. “Peken Paiketan Krama Sesetan ini dilaksnakan pada pagi harinya yang dipusatkan dilingkungan Banjar Kaja Sesetan, serta pada sore harinya dilaksanakan tradisi Omed-omedan didepan Banjar Kaja Sesetan,” ujar arya Wiranata. “kegiatan Sesetan Heritage Omed-omedan sudah diyakini warga masyarakat setempat memiliki nilai sakral, sehingga setiap tahunnya dikemas dengan acara dari Peken Paiketan Krama Sesetan, acara hiburan, lomba foto, dan kegiatan Omed-omedan dengan menggelar upacara di palinggih Banjar Kaja Sesetam,” ujar Ketua Sekaa Teruna Banjar kaja Sesetan Putu Arya Wiranata. Kegiatan Omed-omedan rutin dilaksankan usai merayakan hari suci nyepi yang tahun ini dilaksanakan pada tanggal 1 April mendatang. Disamping itu juga tahun ini akan dilaksanakan launching logo Sesetan Heritage Omed-omedan yang nantinya dapat sebagai identitas pelaksanaan heritage sesetan. Disamping menggelar tradisi Omed-omedan juga akan diramakan dengan Peken Paiketan Krama Sesetan yang pesertanya tiap tahun mengalami peningkatan, serta tahun ini diikuti oleh 80 pedagang, dari kuliner hingga produk produk kreatif. “Peken Paiketan Krama Sesetan ini dilaksnakan pada pagi harinya yang dipusatkan dilingkungan Banjar Kaja Sesetan, serta pada sore harinya dilaksanakan tradisi Omed-omedan didepan Banjar Kaja Sesetan,” ujar arya Wiranata.

Gimana ? tertarik pengen datang ke Bali dan ikut festival budaya “omed-omedan” ? kalo mimin sendiri sih pengen banget.. ayo bareng-bareng pertahankan budaya Indonesia.

Comments